Kamis, 30 Juli 2009

Teroris, Atheis atau bukan seh??


Oke..., pertama - tama, saya cuman ingin mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran saya saja. kita tahu bahwasanya teroris sudah beberapa kali berbuat ulah. mereka pun kerap mengaku sebagai umat islam yang ingin melakukan jihad. jihad itu kalau spengathuan saya ya perang melawan yahudi, nah kalau mati ya mati syahid dan masuk surga.

nah, saya bukan mau membahas masuk surganya atau bukan, tapi kepengen aja ngomong kalau teroris itu dengan embel - embel islam menyatakan kalau mereka islam dan perang dijalan Allah SAW. sungguh mengecewakan , tidak pernah seumur - umur saya mendengar kalau Allah SAW dalam Al-Qur'an mengatakan secra jujur jika kita harus membunuh orang kafir dengan cara yang keji seperti bom dan teman2. nah, terus kenapa pula mereka yang bernama "teroris" ini ngebom banyak tempat. yang saya heran, kenapa kalau membenci Amerika, dalam tanda petik "kafir" atau "banyak orang kafirnya" kok yang di hancurin yang Indonesia. oke, semua sudah di bagi menjadi beberapa kelompok besar. ada Al-qaeda lah, JI lah, Darulislam lah, dan lah - lah yang lain.

mungkin orang2 juga udah pada tahu seh, kalau di islam itu ada yang namanya atheis. nah, kalau menurut saya, ya teroris in iadalah cikal bakal ataupun sudah menjadi atheis dalam islam. dengan catatan bahwa ia sangat mengerti dengan agama hingga ia pun mempertanyakan yang seharusnya tidak perlu di pertanyakan lagi, seperti adanya tuhan dan semisal menentang apa yang ada dalam AlQur'an. saya memang orang awam dan tidak tahu apa - apa tentang agama begitu mendalam. saya menjalankan agama sebisa dan sebaik mungkin, akan tetapi yang saya heran, belakangan juga muncul pendapat tentang kiamat sudah dekat, denger2 2012.

nah loh??, kok udah deket, aku sendiri belum nikah. kok udah kiamat. emang pada kagak mikir apa teroris itu, dari pada ngebom, mending tobat deh, biasa2 aja, benci seh boleh, tapi gak usah sampe ngebom gitu. kalau mau ngebom ya di negara lain aja, jangan di Indonesia. negara ini udah kasihan, eh malah di buat tambah aneh2. pemerintah udah berjuang keras memajukan pariwisata misalnya, eh di bom (Bom bali), trus kerjasama ma orang asing (kedubesnya di bom) trus belakangan orang nginep juga di bom (hotel), lah buat apa ngebom tiga bentuk tadi. emang dia pada maksiat disana?? kalau maksiat ya biar aja, toh urusan2 dia, ngapain juga ngikut campur. mending mikir diri sendiri dulu aja deh, untuk hari esok, untuk masa setelah hidup. lebih enak gitu kan.

pesen buat om teroris aja deh, jangan ngebom lagi deh om, kasihan...., traumanya banyak dan panjang. mungkin saya juga sama2 tidak suka dengan orang kafir, tapi saya juga menghargai mereka sebagai manusia.
udah gitu kalau mau ngebom, bilang2 dulu deh.., biar polisi bisa ngamanin orang2 yang gak bersalah. udah gitu, kasih pengumuman dulu, ngebomnya ini untuk siapa gitu, jadinya kan jelas. kalau sasarannya orang2 lokal aja ya ngapain. kalau dia berjasa dan seharusnya bisa bikin negara ini makin maju kan rugi, mana tahu juga ia juga bisa mewujudkan keinginan om teroris tanpa harus dengan kekerasan.

kira2 gini deh pendapat saya ^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar